BRMP Lampung Gelar FGD Penguatan Platform Publik–Swasta untuk Mendukung Kawasan Pertanian ICARE
Bandar Lampung (24/11/2025) - Dalam rangka mendukung pengembangan model kawasan dan rantai nilai di lokasi ICARE, BRMP Lampung menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Platform Pemangku Kepentingan Publik-Swasta di Hotel Horison, Bandar Lampung yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai lembaga pemerintah, koperasi, serta mitra usaha.
FGD digelar untuk memperkuat pengelolaan kawasan pertanian ICARE sekaligus mendorong peningkatan investasi publik bagi tiga koperasi dampingan di Kabupaten Tanggamus, yaitu Koperasi Srikandi, Koperasi Tirtokencono, dan Koperasi Produsen Petani Mandiri Sejahtera (KOPPIMAS).
Para narasumber menghadirkan materi strategis antara lain Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung memaparkan arah kebijakan daerah dalam pengembangan kawasan pertanian, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung menjelaskan peluang permodalan koperasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Lampung memberikan informasi mengenai persyaratan karantina untuk ekspor–impor komoditas kopi dan kambing, serta Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lampung menguraikan peluang ekspor kopi melalui kemitraan dengan perusahaan multinasional.
Dalam sesi diskusi kelompok, peserta merumuskan sejumlah tantangan dan peluang penguatan rantai nilai pertanian, mulai dari peningkatan kualitas produksi, pemenuhan standar ekspor, akses pembiayaan koperasi, hingga potensi kemitraan usaha dengan industri besar.
Hasil FGD ini selanjutnya akan dirumuskan sebagai rekomendasi strategis untuk mendukung modernisasi dan keberlanjutan kawasan pertanian ICARE di Lampung, serta mempertegas peran kolaborasi publik–swasta dalam membangun sektor pertanian yang kompetitif dan berorientasi ekspor.
Sumber : Tim ICARE dan Medsos BRMP Lampung